Olah Raga

  • Akhir Lakon Bardosono

    Tempo 20 Agustus 1977. NAMA Bardosono akan tak banyak disebut-sebut lagi. Akhir pekan lalu, ia tak lagi jadi Ketua Umum PSSI. Lakonnya yang kontroversiil berakhir. Ia naik ke kursi Ketua Umum PSSI dengan cara yang dipaksakan: proses pemilihannya dipercepat sehari sebelum jadwal. Alasan pimpinan sidang, Kosasih Purwanegara SH: agenda musyawarah yang menyangkut organisasi telah selesai.… Continue reading

  • Piala Uber Perlu Iklim Segar

    Tempo 13 Agustus 1977. SUPERMASI bulutangkis puteri Indonesia tak ayal kini sedang terancam. Bayang-bayang menakutkan itu tercermin dari prestasi yang muncul dalam PON IX, pekan lampau. Meski turnamen menampilkan pemain muda usia seperti Ivana, Wong Mei Fong, maupun Tiwuk Lestari, tapi mereka kesandung dalam pertarungan yang tak imbang dengan pemain puncak Verawaty, Tati Sumirah. Sri… Continue reading

  • Sepak bola tidak lagi (PON 1977)

    Tempo 13 Agustus 1977. JIKA final sepakbola ukuran kesuksesan Pekan Olahraga Nasional maka PON IX dipersilakan tertawa lebar.Kesebelasan DKI Jaya dan Irian Jaya yang memperebutkan emas, kesebelasan Aceh dan Sulawesi Selatan yang memperebut perunggu, telah mempesonakan 70 ribu penonton Stadion Utama pada acara terakhir pertandingan sepakbola tanggal 2 Agustus malam. Selama 4 jam, ke4 kesebelasan… Continue reading

  • Yang Istirahat & Yang Cemerlang … (menjelang PON 1977)

    Tempo 06 Agustus 1977. HARI naas itu tiba pada saat dan tempat yang mungkin tidak dikehendakinya. Kamis, 28 Juli siang, Soehartatiek, 23 tahun, atlit terjun payung kontingen PON IX Jawa Timur dijemput sakratul maut dari jasad yang menyedihkan. Tubuhnya terkapar di pojok Utara lapangan aspal parkir Timur, Senayan setelah meloncat dari pesawat Cessna pada ketinggian… Continue reading

  • Hobi Buas. Jangan Panik Ya ! (Citarum Rally 1977)

    Tempo 11 Juni 1977. 7 APRIL 1975, Citarum tiba-tiba menjadi buas. Gelombang besar sungai yang penuh legenda itu segera menerkam satu-satu dari ke 29 perahu karet peserta Citarum Rally I yang baru lepas dari garis start. Beberapa perahu jenis Mark 10 yang berawak enam orang itu terlempar. Bahkan ada yang terbalik dan rnengurung penumpangnya di… Continue reading

  • Bardosono Memang Hanya Surut …

    Tempo 04 Juni 1977. MINGGU lalu, Bardosono kembali ‘jadi lakon’. Kewibawaan serta kepemimpinannya sebagai Ketua Umum PSSI diuji lagi oleh gejolak organisasi. Gejolak ini praktis tak pernah berhenti Sejak ia naik pentas melalui Kongres PSSI lewat cara yang kontroversil di Yogya, Desember 1974, sudah silih berganti ‘aktor pembantu’ yang turun naik mendampinginya. “Saya membutuhkan yang loyal”,… Continue reading

  • Rudi Mundur Sebagai Pelatih

    Tempo 21 Mei 1977. DEBUT Rudy Hartono sebagai pelatih tim Indonesia ternyata tidak mulus seperti waktu ia jadi juara. Tim yang dipersiapkannya untuk ke kejuaraan bulutangkis dunia pertama di Malmoe, Swedia, dua pekan lalu gagal. Target jadi juara, yang dicanangkan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), tak tercapai. Liem Swie King yang dipersiapkan untuk menyandang gelar… Continue reading

  • Tati Sumirah, Medalinya Ada di Laci

    PEMILIK tubuh tegap dengan rambut pendek itu berjalan kian ke mari di belakang rak kaca berisi obat-obatan. Dia akan berhenti sebentar di belakang mesin hitung, dan menjadi kasir. Dengan sedikit senyuman, dia akan memanggil pengunjung apotek yang menunggu racikan obatnya selesai dibuat. PEREMPUAN bercelana panjang dengan blus model safari berwarna abu-abu itu tak beda dengan… Continue reading

  • Tragedi Minarni Dan Kongres PBSI Bunyi “Kraak” Dalam …

    Tragedi Minarni Dan Kongres PBSI Bunyi “Kraak” Dalam …

    Majalah Tempo Januari 1971. Pemain bulutangkis wanita Indonesia, Minarni, mendapat cedera berat pada lututnya dalam pertandingan melawan Hiroe Yuki. ketua PSSI, Sudirman, mengundurkan diri. calon pengganti, antara lain, Ali Sadikin.   ADA satu hal jang tidak ada dalam laporan tentang tragedi Minarni. Apa itu! Bunji “kraak” ketika ia terpeleset di Stadion Kittikachorn, Bangkok. Bagi mereka… Continue reading

  • Rudy & Nuddah

    Tempo Januari 1971. Rudy Hartono berpacaran dengan Nuddah, asal Thailand. perkenalan pertama ketika Asian Games V di negeri itu. Zulkarnaen Kurniawan, ayah Rudy merestui hubungan itu. Rudy gelisah, saat Nuddah jatuh sakit. DISAMPING sudah barang tentu milik kedua orangtuanja, Rudy Hartono pasti sudah ada jang punja. Di Hotel Garuda Jogjakarta, dikamar 21 dan 22, diatas… Continue reading