Sepak Bola

  • Indonesia Juara, Pukul Cina 2-0 ( Piala Pelajar Asia 1994 )

    KOMPAS edisi Senin 31 Oktober 1994 . Kesebelasan pelajar Indonesia berhasil menjuarai Kejuaraan Sepak Bola Pelajar se-Asia ke-23, setelah hari Minggu (30/10) di Stadion Utama Senayan, mengalahkan Cina 2-0 (1-0). Sebelumnya, Korsel tampil sebagai juara ketiga, setelah menundukkan Thailand 5-2 (3-0). Sejak menit pertama wasit Widianto Nugroho (Indonesia) meniup peluit, anak-anak Diklat Sepak bola Depdikbud… Continue reading

  • Wawancara Dengan Bardosono, Ketua PSSI

    Tempo 15 November 1975. BARDOSONO Ketua Umum PSSI kini menghadapi sebuah “trio” yang lain. Dulu “Trio Plus”, saingannya dalam Kongres yang dengan sekali gebrak bisa dikalahkannya. Kini “Trio SPP”: Sutjipto Danukusumo, Kamaruddin Panggabean dan Hans Pandelaki. Ke-3 pengurus teras PSSI ini mengundurkan diri sebagai protes. Peraturan Pertandingan (PP) PSSI yang dirumuskan dalam Kongres : Khusus di Medan… Continue reading

  • Minggu-Minggu Tenang ( PSSI Pre Olimpik 1976)

    Tempo 07 Februari 1976. SELEPAS pertandingan percobaan di Bangka pekan lalu, terbetik berita bahwa Coerver telah menyaring ke- 20 pemain team Pra- olimpik Indonesia. Mereka adalah Ronny Pasla, Taufik lubis, Sutan Harhara, Oyong Liza, Lukman Santoso , Johanes Auri, Nobon, Suaeb Rizal, Burhanuddin, Harry Muryanto, Suhatman, Sofyan Hadi, Junaedi Abdillah, Anjas Asmara, Iswadi, Waskito, Risdianto, Andi… Continue reading

  • Ulah Coerver Dan Team Manager

    Tempo 27 Desember 1975 macam apa Wiel Coerver ini? Di negeri Belanda bekas Coach “Feyenoord” ini terkenal sebagai orang yang suka membela kepentingan pemain. Sehingga pernah dia berkonfrontasi dengan pengurus sebuah perkumpulan. Ketika pertanyaan yang kurang ramah itu diajukan padanya, dia coba mengelak. “Tidak benar. Saya justru ingin menjalin hubungan baik antara pemain dan pengurus”,… Continue reading

  • Hidup Harimau ! (PSSI vs Stoke City)

    Tempo  03 Juli 1976. Kecewa yang merundung pengunjung setia stadion utama Senayan atas kemerosotan mutu team nasional, kelihatan mulai terobati setelah PSSI Harimau memancang awal kebolehan dengan menahan kesebelasan Stoke City, Inggeris (1-1), Sabtu 26 Juni malam lalu. Team yang diproyeksikan dari sisa-sisa pemain Pre Olimpik, meski dipersiapkan dengan luang waktu yang pendek, bukanlah merupakan… Continue reading

  • Derita Pencetak Gol Pembukaan Galatama

    BEBERAPA hari lalu, tim nasional di bawah usia 21 tahun (U-21) berhadapan dengan pemain-pemain masa lalu PSSI. Tentu saja konsep yang mendasari pertandingan itu bukanlah semangat uji coba. PSSI old stars turun ke lapangan untuk mengumpulkan dana bagi rekan mereka yang kini terbaring sakit, Abdul Kadir. Dua ginjal bekas pemain kiri luar itu kini tak… Continue reading

  • Pengaturan Skor Pertandingan (Kasus Suap Perkesa 78)

    Tempo 14 Juli 1979. DENGAN Galatama, semula diharapkan terhapus rongrongan suap. Ternyata tidak Jafeth Sibi, kapten kesebelasan Perkesa 78, dituduh telah menerima sogokan sebesar Rp 1,5 juta dari JSG untuk pertandingan melawan Cahaya Kita di stadion Menteng, Jakarta, 5 Juni lalu. Akibatnya, Perkesa 78 bubar.  Awal pekan ini Jafeth masih terdaftar dalam tim PSSI Utama yang… Continue reading

  • Tango Kaisar dari Napoli, Argentina Juara Dunia 1986

    Tempo 5 Juli 1986. STADION Azteca, Meksiko, bagaikan diserbu suporter Argentina. Suara teriakan: “Argentina … Argentina . . . Argentina . . .,” terdengar gemuruh beberapa kali, begitu Dieo Armando Maradona, kapten tim Argentina, menerima piala kemenangan dari Presiden Meksiko Miguel de la Madrid. Wajah bintang Argentina itu cerah ketika menerima piala emas yang menjadi… Continue reading

  • Sayang, Tak Ada “Juara Kembar” (Sepakbola Pra Olimpiade 1976)

    Tempo 06 Maret 1976 RASA hormat dan haru mengiringi langkah Team Pre Olimpik Indonesia meninggalkan lapangan. Harap dicatat: Kamis malam tanggal 26 Pebruari 1976, Stadion Utama Senayan Indonesia dikalahkan Republik Rakyat Korea dalam undian tendangan penalti 4-5, setelah perpanjangan waktu kedudukan masih bertahan 0-0. Malam final yang memakan waktu 2 jam itu Iswadi dkk berhasil… Continue reading

  • Malam Itu Perpisahan dengan Cruyff.

    Tempo 18 November 1978. BAGI 65.000 pembeli karcis, belum terhitung mereka yang menyaksikan lewat layar tv, pertandingan antara kesebelasan Ajax dan Bayern Muen chen di stadion Olympiade, Amsterdam (7 Nopember) mungkin merupakan tontonan yang tak akan pernah ditemui lagi. Malam itu adalah perpisahan pemain pujaan mereka dan dunia. Johan Cruyff, 31 tahun, selanjutnya akan menggantungkan… Continue reading