Sepak Bola

  • Kiper Itu Dipanggil Kembali (Ronny Pasla)

    Tempo 10 Februari 1979. BELUM berakhir karir sepakbola bagi Ronny Pasla, 31 tahun.  Kini ia diizinkan lagi main. Dan ternyata PSSI memerlukannya. Empat bulan lalu ia dijatuhi hukuman selama 5 tahun oleh pimpinan PSSI, karena terlibat dalam kasus suap di Merdeka Games, Kuala Lumpur, pertengahan 1978. Untuk sementara, ia belum mengenakan kembali kostum kiper PSSI. Tapi… Continue reading

  • Strategi Jonata ( Persija Juara PSSI 1979)

    Tempo 20 Januari 1979. KEMENANGAN lebih dekat bagi PSMS. Dalam final 13 Januari di Stadion Utama Senayan, Jakarta, ia cukup dengan skor 0-0 untuk menjadi juara. Tapi malam itu Persija mencetak satu-satunya ol, dan berhasil menjuarai kompetisi divisi utama PSSI 1978/79. Walaupun juara, prestasi Persija dari 7 pertandingan sebelumnya tidaklah begitu menggembirakan — menang 4,… Continue reading

  • Panggilan Segar Bagi Pelatih (berdirinya GALATAMA)

    Tempo 20 Januari 1979. PROFESINYA tak lagi bakal menyedihkan. Klub non-amatir yang terhimpun dalam Liga Sepakbola Utama (Galatama) telah meniupkan angin segar bagi pelatih nasional, Sinyo Aliandu, 39 tahun. Ia dikontrak oleh klub Tunas Jaya dengan bayaran Rp 400.000 per bulan mulai Januari ini. Jika dibandingkan dengan apa yang diterimanya sewaktu melatih tim nasional, angka… Continue reading

  • Ronny Pasla Tak di Sana Lagi

    Tempo 21 Oktober 1978. KARIR Ronny Pasla, 30 tahun, sebagai penjaga gawang tim nasional PSSI selama 10 tahun agaknya berakhir. Rapat pengurus harian PSSI, Jumat 13 Oktober menjatuhkan hukuman selama 5 tahun atas dirinya sehubungan dengan kasus suap di Merdeka Games yang lalu. Selama menjalani masa hukuman tersebut, ia tidak diperkenankan untuk memperkuat klub, perserikatan,… Continue reading

  • Persija Baru, Lho (vs Sao Paolo Selection 1978)

    Tempo 14 Oktober 1978. INI Persija baru, tapi mungkin belum bisa dikatakan ini baru Persija. Muncul di stadion utama Senayan, Jakarta hari Jumat, 6 Oktober malam dengan hampir separuh pemain junior, tim Persija gagal menang terhadap kesebelasan Sao Paolo Selection dari Brazilia. A.A. Rake adalah kiper. Sekalipun ia telah berusaha keras meyakinkan penonton bahwa dia… Continue reading

  • Jayakarta Juara Kompetisi Persija 1978

    Tempo 12 Agustus 1978. Jayakarta Menang Taktik. Tak kurang 20.000 penonton yang memadat di stadion Menteng, Jakarta hari Kamis, 3 Agustus malam berdebar-debar menantikan saat penobatan juara kompetisi Persija. 2 kesebelasan, Jayakarta dan Indonesia Muda, yang me-ngantongi nilai kemenangan sama 48 untuk 29 kali pertandingan kecuali jumlah gol, kembali berhadapan di lapangan. Perbandingan gol buat… Continue reading

  • Tony Poganik Meninggal Dunia

    Tempo 27 Mei 1978. SUATU hari di akhir April yang lalu Tony Poganik masih menyapa seorang wartawan. Ia menghimbau para rekan pers untuk membantu usahanya. “Bagaimana memassalkan sepakbola bocah sebagai dasar untuk menopang pembentukan tim-tim nasional yang tangguh.” Ia kemukakan hal itu dengan bersemangat. Ia sendiri mendatangi kantor Gelora Senayan yang baru berganti pimpinan dari… Continue reading

  • Bahaya Sistem Coba-Coba (Kompetisi PSSI 1977)

    Tempo 04 Februari 1978. HARI naas bagi Persija ternyata datang pada waktu dan tempat yang sama sekali tak mereka ininkan. Di Stadion Utama Senayan, Jakarta hari, Sabtu, 28 Januari malam tim yang dianggap favorit menjuarai kompetisi PSSI 1975-1977 ini kesandung di kaki pemain Persebaya: 4-3 (1-2). Turun ke lapangan dengan 3 muka baru (Dananjaya, Ali… Continue reading

  • PSSI Garuda Runner up Piala Raja 1984

    Tempo 14 Januari 1984. TAK ada orang yang menaruh harapan ketika dia bertolak pertengahan Desember lalu menuju Bangkok. Malahan ada yang mengkhawatirkan jangan-jangan Filipina, yang sepak bolanya dianggap paling lemah di Asia Tenggara, akan dapat giliran membabat Indonesia. Tetapi nyatanya PSSI Garuda, yang dianggap tim kelas II itu, membuat sentakan dengan tampil sebagai runner up… Continue reading

  • Lain Di KL, Lain Senayan

    Tempo 31 Desember 1977. DALAM turnamen SEA Games di Kuala Lumpur, Nopember lalu, Kesebelasan Indonesia memang tak terkalahkan.Mencatat serangkaian kemenangan atas Malaysia (2-1), Brunei (4-0) selain Pilipina (1-1) — pada penyisihan pool, dalam pertandingan lanjutan lawan semi-finalis Muangthai skor juga menunjukkan angka sama (1-1) ketika permainan yang ricuh dihentikan oleh Wasit Othman Omar dari Malaysia.… Continue reading