Badminton
-
Rudi Mundur Sebagai Pelatih
Tempo 21 Mei 1977. DEBUT Rudy Hartono sebagai pelatih tim Indonesia ternyata tidak mulus seperti waktu ia jadi juara. Tim yang dipersiapkannya untuk ke kejuaraan bulutangkis dunia pertama di Malmoe, Swedia, dua pekan lalu gagal. Target jadi juara, yang dicanangkan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), tak tercapai. Liem Swie King yang dipersiapkan untuk menyandang gelar… Continue reading
-
Tragedi Minarni Dan Kongres PBSI Bunyi “Kraak” Dalam …

Majalah Tempo Januari 1971. Pemain bulutangkis wanita Indonesia, Minarni, mendapat cedera berat pada lututnya dalam pertandingan melawan Hiroe Yuki. ketua PSSI, Sudirman, mengundurkan diri. calon pengganti, antara lain, Ali Sadikin. ADA satu hal jang tidak ada dalam laporan tentang tragedi Minarni. Apa itu! Bunji “kraak” ketika ia terpeleset di Stadion Kittikachorn, Bangkok. Bagi mereka… Continue reading
-
Bahayanya Bijaksana
Tempo 19 juni 1971 Berdasar pertimbangan teknis, dll, tc PBSI mengulang seleksi terakhir, dimenangkan Darmawan. Sebelumnya dimenangkan Kristian, dalam menentukan pemain ke 9 team bulu tangkis untuk Asia Games ke IV di Bangkok. APA jang sedang berlangsung di Training Center Persatuan Bulu-tangkis Seluruh Indonesia di Senajan memang berbeda dengan adegan-adegan jang terdjadi di Taman Ismail… Continue reading
-
Pemilihan Pemain Bulu Tangkis
Tempo juni 1971 Coack PBSI Willy Budiman menegaskan bahwa Rudy & Budiman untuk pemain single sedangkan Iie Simirat & Darmawan untuk sparring partner. Kristian akan lebih puas apabila Iie & Yuniarto juga diseleksi ulang. COACH Drs Willy Budiman dengan napas masih tersengal-sengal menahan emosi menjambut wartawan TEMPO jang menghubungi di TC Djl. Polo Air, Senajan.… Continue reading
-
Rudy Hartono Siapa Punya
Tempo Majalah. 01/I 06 Maret 1971. Masih diperbincangkan soal pemain-pemain, a.l: Rudy Hartono, Minarni, Muljadi. apakah mereka milik nasional atau daerah. Abdulkadir berpendapat nasional atau daerah prinsipnya sama. ADALAH sebuah masalah. Pemain-pemain seperti Rudy Hartono itu sesungguhnja punja Nasional atau punja daerah? Dalam Kongres Persatuan Bulutangkis se Indonesia (PBSI) bulan Pebruari jang lalu, soal Nasional… Continue reading
-
Sekarang Bisa Diceritakan
Majalah Tempo 11/I 15 Mei 1971.Tan joe hok, eks pemain bulu tangkis indonesia yang telah jatuh namanya, sukses menjadi pelatih di mexico. ia pun lalu diminta melatih di hongkong. ada yang mengharapkan ia jadi penghubung indonesia-RRC. MASIH ada oleh-oleh jang ketinggalan ditas Sekdjen PBSI P. Sumarsono, jang bertindak sebagai Team Manager PBSI ke All England… Continue reading
-
Menang (Final Thomas Cup 1984)
Majalah Tempo 13/XIV 26 Mei 1984. Cina berusaha mengintip susunan tim Indonesia dengan pura-pura ketinggalan jaket di tempat latihan yang dipakai secara bergilir. Mereka kalah karena terkecoh?. Digerakan refleks, Liem Swie King merundukkan kepalanya dan sambaran shuttlecock yang dilepaskan pemain ganda RRC, Su Zhian. Kartono, yang sudah siap menankis serangan itu di belakang, tiba-tiba berkelit dan… Continue reading
-
Uber Cup: Apa Selanjutnya ?
TEMPO 8 Januari 1972. Sesudah menang 6-1 atas Malaysia, regu uber cup Indonesia belum menentukan langkah selanjutnya. dari pertandingan itu dapat dilihat kelemahan-kelemahan pemain Indonesia. Utami Dewi kurang cepat & percaya diri. SESUDAH unggul 6–1 atas Malaysia, langkah selandjutnja apa? “Kita tunggu sadja hasil pertandingan Thailand-India Pebruari ini”, komentar Sudirman pada TEMPO Sudah barang tentu… Continue reading
-
Indonesia Juara Piala Sudirman
Kejuaraan pertama dilangsungkan bersamaan dengan kejuaraan dunia perseorangan, dengan kejuaraan Piala Sudirman dilaksanakan lebih dahulu. Ikut serta 28 negara, dengan enam tim menduduki teratas yangberhak atas Piala itu. Enam negara itu adalah Indonesia, Cina, Korea Selatan, Inggris, Denmark, dan Swedia. Keenam negara ini terbagi atas dua grup. Grup A ditempati Indonesia, Inggris, dan Korsel sedangkan… Continue reading
-
Mereka Harus Menjalani Seleksi Dulu
Tempo 15 Februari 1972. Christian kecewa. oleh pelatihnya, Sukartono, Christian dan Ade Chandra dijanjikan akan dikirim mengikuti kejuaraan All England 1972 di London. masalahnya mereka harus menjalani seleksi dulu. PADA suatu pagi Christian dan Ade Chandra kedapatan diasrama PSSI jang terletak dibelakang Djalan Polo Air Senajan. Mereka nampak membitjarakan sesuatu dengan Drs Sukartono – bekas… Continue reading
