Badminton

  • Yang Terjatuh Di Kaki PBSI

    Tempo 4 Maret 1972. Tiga pemain bulu tangkis Nunung, Iie Sumirat dan Amril tidak mengikuti seleksi persiapan All England PBSI juga telah mencoret mereka di pusat latihan. menurut sekjen PBSI Sumarsono, mereka tak disiplin. ALL England, “Mekah”nja bulutangkis. Kesanalah perhatian diarahkan. Ketjuali Rudy Hartono sang Djuara-bertahan jang akan mempertaruhkan gelarnja, pemain-pemain terbaik dari seluruh Indonesia… Continue reading

  • Ke Tokyo Via All England 1972

    Tempo 4 Maret 1972. Enam pemain putri telah dipersiapkan untuk perebutan piala uber di Tokyo juni mendatang. para pemain juga akan dikirim ke All England pada bulan maret. tujuannya untuk memperoleh pengalaman bertanding. SEKALI lagi Regu Uber Cup lndonesia mendapat kemenangan W.O. Kali ini dari Thailand setelah pada babak pendahuluan mendapat W.O. dari Hongkong. Lapang… Continue reading

  • Yang Baru Di London (All England 1972)

    Tempo 11 Maret 1972. Untuk ke kejuaraan All England 1972, Indonesia akan mengirimkan pasangan baru. mereka, Ade Chandra/Christian, telah mengungguli Indra Gunawan/Nara Sujana. langkah maju untuk persiapan Thomas cup 1973. ACHIRNJA pasangan Christian/Ade meraih kartjis ke “All England” dengan prestasi – bukan djandji. Harapan jang ditumpahkan pada kombinasi kedua pemain Djabar dan Djaya ini mulai… Continue reading

  • Rudy Kembali Tergoda

    Tempo 11 Maret 1972. Rudy Hartono, juara All England empat kali, yang sempat main film akan di All England tahun ini. ia dengan disiplin dan bersemangat berlatih kecepatannya sudah berkurang, tapi ia makin matang. RUDY “Franky” Hartono hampir sadja mengachiri masa budjangnja dengan mengawini Poppy “Santi” Dharsono. Itu terdjadi tahun lalu dalam film “Matinja Seorang… Continue reading

  • Kunanti Di Wembley, Christian/Ade Chandra Juara (All England 1972)

    Tempo 8 April 1972.Christian/Ade Chandra berhasil menjuarai partai ganda All England 1972. Rudy Hartono memecahkan rekor J. Frank Devlin sebagai juara All England. Para pemain putri tutup mulut atas kegagalan mereka. “I’ll see you next year in All England” bisik seorang aki asing pada Christian. Ini terdjadi pada pertengahan tahun jang lalu, ketika Christian dalam… Continue reading

  • Mencari Mukjizat Di Karangsetra (Uber Cup 1972)

    Tempo 20 Mei 1972. Tim uber cup Indonesia yang dipersiapkan ke Tokyo, berlatih di Karangsetra, Bandung. lawan terberat Jepang. kini semua pemain berlatih maksimal untuk memboyong piala uber. harapannya fifty-fifty. Dua minggu lagi, Team Uber Cup Indonesia jang kini sedqng mengalami latihan di Bandung, akan berangkat ke Tokio mengikuti babak-babak terachir Turnamen Uber Cup. Kegiatan… Continue reading

  • Tradisi Malam Pembantaian (Jakarta Open 1972)

    Tempo 3 Juni 1972. PBSI Jaya menyelenggarakan turnamen terbuka Jakarta, diikuti pemain asing kaliber dunia. pemain kawakan, Agus Susanto dan adik iparnya, Liem Swie King, memukau penonton. Cock lokal “garuda” jadi standar. TIDAK terlalu pagi untuk menjatakan bahwa hasrat PBSI Djaya untuk membangun satu tradisi perbulutangkisan Ibukota telah berhasil. Tjita-bita jang dikandung sedjak ahun 1971… Continue reading

  • Sesudah Turnamen Terbuka Jakarta I

    Tempo 10 Juni 1972. Dalam Turnamen Terbuka Jakarta I, PBSI hanya berhasil mengintip permainan calon-calon pemain ganda Malaysia. Menjelang turnamen Thomas Cup 1973, Christian/Ade mantap. Pemain-pemain tunggal perlu dibina. USAINJA Turnamen Terbuka Djakarta I tidak membuka djendela PBSI untuk melongok kekuatan sebenarnja negara-negara bulutangkis Asia. Tapi paling tidak dapat mengintip tjalon-tjalon partai ganda Malaysia jang… Continue reading

  • Rudy Untuk Promosi: Boleh Atau …

    Tempo 12 Agustus 1972. Rudy Hartono mungkin diperbolehkan main untuk reklame. seperti Erland Korps yang dimanfaatkan oleh perusahaan durol tanpa kehilangan keamatirannya. tapi itu tergantung pada PBSI. BAGAIMANA andaikata Rudy main untuk reklame meniru djedjak Erland Kops dengan Durol-nja’? “Itu tergantung pada PBSI”, djawab Ferry Sonneville, Presiden IBF jang setjara aklamasi terpilih kembali untuk memangku… Continue reading

  • Invitasi “Serba Salah” Nasional Bulutangkis 1972

    Tempo 9 September 1972. Invitasi nasional bulu tangkis di Solo, berakhir. dari sini muncul juara-juara baru. tapi menurut PBSI, ini belum jaminan terbaik. invitasi tersebut belum memenuhi target yang ditetapkan. BERAKHIRNYA Invitasi Nasional Bulutangkis di Solo (26-28 Agustus) minggu lalu, meski memunculkan muka yang tidak baru, juga tidak memberikan jaminan bahwa sang juara adalah yang… Continue reading