Tokoh
-
Ahmad Subardjo (1896-1978)
Tempo 23 Desember 1978. MEREKA yang biasa berjalan pagi di sekitar jalan Cikini Raya, Jakarta, tidak akan melihat pemandangan ini lagi: Seorang tua pendek berjenggot putih memakai mantel, tiap pagi (bila tidak hujan) berjalan-jalan dari rumahnya di Cikini Raya sesudah sembahyang subuh. Mereka mungkin tidak tahu siapa kakek yang usianya sudah melewati 80 tahun itu.… Continue reading
-
Meninggal Dunia (R.M. Margono Djojohadikusumo)
Tempo 05 Agustus 1978 .Meninggal dunia “SAUDARA Margono wajib dijadikan contoh oleh Angkatan Muda sekarang,” seru Dr. Mohammad Hatta, bekas Wakil Presiden pertama RI. Bung Hatta turut melepas jenazah R.M. Margono Djojohadikusumo, 84 tahun, di Taman Matraman, Jakarta, ke pemakaman keluarga di Dawuhan, Banyumas, Jawa Tengah. Pendiri Pusat Bank Indonesia yang di tahun 1946 diganti namanya… Continue reading
-
Meninggal Dunia Siti Menara Saidah Chaerul Saleh
Tempo 03 Juni 1978. HAJI Johanna Siti Menara Saidah Chaerul Saleh — L. Datoek Toemenggoeng meninggal Sabtu, 19 Mei yang lalu. Teman-teman dekatnya biasa memanggilnya dengan sebutan zus Yo dan masyarakat sekelilingnya biasanya memberi panggilan kepada almarhumah Ibu Yo Chaerul Saleh.Ibu Yo semula menderita kanker payudara. Beberapa bulan yang lalu menjalani operasi dan sukses. Tapi… Continue reading
-
Pemugaran Makam Bung Karno, 1978
Tempo 03 Juni 1978. SUARANYA yang menggelora memang tidak terdengar lagi. Tapi kehadirannya kembali terasa, hampir satu windu setelah ia meninggal. Duabelas tahun yang lalu orang seakan berlomba mengecamnya. Kini, hampir tiap hari koran-koran memberitakannya — banyak di antaranya dengan nada memuji. Bung Karno populer kembali? Megawati dan Guntur “Dari dulu Bung Karno tetap populer.… Continue reading
-
Kisah Bung Hatta (mengundurkan diri)
Tempo 01 April 1978. 20 Juli, 1956, Wakil Presiden Mohammad Hatta menulis sepucuk surat kepada Ketua DPR, Sartono SH yang isinya antara lain: “Merdeka, Bersama ini saya beritahukan dengan hormat, bahwa sekarang, setelah Dewan Perwakilan Rakyat yang dipilih rakyat mulai bekerja, dan Konstituante menurut pilihan rakyat sudah tersusun, sudah tiba waktunya bagi saya untuk mengundurkan… Continue reading
-
Meninggal Dunia Wongsonagoro SH
Tempo 18 Maret 1978. MENJELANG Sidang Umum MPR, sesepuh Kepercayaan meninggal. Tanggal 4 Maret, Kanjeng Raden Mas Tumenggung Wongsonagoro SH berpulang dalam usia 81 tahun. Priyayi Sala lulusan Sekolah Tinggi Hukum Batavia ini, semula menjabat patih pada Swapraja Surakarta-1919. Setelah titel meester in de recben didapatnya, Almarhum diangkat jadi hupati di Sragen. Lalu bergerak dalam… Continue reading
-
Kisah Andi Azis, Pembrontakan itu
Tempo 11 Februari 1984. Si pemberontak telah tiada. Senin, 30 Januari lalu, Andi Abdul Azis meninggal dunia di Rumah Sakit Husada, Jakarta, dalam usia 61 tahun setelah dirawat 23 hari karena serangan jantung.Menuruti permintaannya, ia dimakamkan di kampung halamannya, Mallawe Baru, 100 km utara Ujungpandang.Dalam sejarah Indonesia, “Pristiwa Andi Azis” tercatat sebagai salah satu letusan… Continue reading
-
Meninggal Dunia (Mayjen Achmadi)
Tempo 07 Januari 1984. MAYOR Jenderal (pur.) Achmadi tutup usia Senin pertama tahun 1984 ini, pukul 07.50. Komplikasi jantung dan darah tinggi mengakhiri hayatnya setelah dua minggu ia dirawat di RS Pertamina. Sampai akhir hidup, Almarhum belum berkeluarga. Lahir di Ngrambe. Ngawi, Jawa Timur, 56 tahun lalu, dia dikenal sebagai tokoh TRIP, seperti halnya Almarhum… Continue reading
-
Meninggal Dunia ( Letjen AJ. Mokoginta )
Tempo 21 Januari 1984. AHMAD JUNUS MOKOGINTA, 61, letnan jenderal purnawirawan, Rabu siang pekan lalu meninggal di RS Gatot Subroto, Jakarta, karena komplikasi jantung setelah dirawat selama empat bulan. Jenazah bekas duta besar Rl untuk Mesir Libanon Sudan, dan Marokko ini dimakamkan di TMP Kalibata esok harinya. Almarhum meninggalkan seorang istri, delapan anak, dan 18… Continue reading
-
Meninggal Dunia (Johannis Rumambi)
Tempo 28 Januari 1984. Wilhelm Johannis Rumambi 67, Menten Penghubung Lembaga Tinggi Negara (1964-1966) dan Menteri Penerangan (1966) Minggu pagi lalu meninggal di rumah sakit Gatot Subroto, Jakarta, karena menderita sakit liver. Almarhum meninggalkan seorang istri dan sembilan anak. Esok harinya jenazah diterbangkan ke Minahasa, Sulawesi Utara untuk dimakamkan di tempat kelahirannya itu. Ds.W.J. Rumambi,… Continue reading
