Sepak Bola
-
Piala Marah Halim 1973, Turnamennya Mahal, Mutu Tidak
TEMPO, 5 Mei 1973. Pada turnamen piala marah halim terjadi banyak kericuhan. atas perintah ketua oc tiket pertandingan yang sebelumnya tak laku, dijual lagi untuk biaya regu sum-ut di pon viii. final psms-persija tak bermutu. Turnamen Marah Halim yang baru lalu ternyata berekor heboh yang cukup menggemparkan masyarakat sepakbola. Koresponden TEMPO di Medan, Zakaria Passe,… Continue reading
-
Indonesia 1986-87, Saat Merah Putih Berkibar
Indonesia 1986-87, Saat Merah Putih Berkibar KOMPAS/Kartono Ryadi Ricky Yakobi (kiri) dan kawan-kawan saat mengalahkan Burma (sekarang Myanmar) 4-1 di semifinal SEA Games 1987. Indonesia akhirnya tampil sebagai juara untuk pertama kalinya. “Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku…. Indonesia raya merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia raya….” JUTAAN anak bangsa tak kuasa menahan haru mendengar lagu kebangsaan “Indonesia… Continue reading
-
Argentina, Sang Juara Dunia 1978
Tempo 1 Juli 1978. Argentina berhasil sebagai juara dunia setelah mengalahkan kesebelasan Belanda di Stadion River Plate, Buenos Aires. pencetak gol terbanyak, Mario Kempes, bintang kesebelasan Argentina. (or) SUASANA di Argentina, dulu apalagi kini, masih tetap riuh dan panas. Tapi sewaktu Mario Kempes dan Ricardo Bertoni berhasil menjaringkan 2 gol kemenangan ke gawang kiper Jan… Continue reading
-
Berita Kalah Dari Australia
Tempo 05/III 07 April 1973. Pemain PSSI mengalami kekalahan 2-3 dari kesebelasan Irak waktu bertanding di Australia. berarti Indonesia tersingkir untuk masuk ke-16 besar kejuaraan dunia. sebelumnya PSSI mempunyai harapan. DENGAN derap langkah tantara tertawan kesebejasan PSSI memasuki kamar pakaian. Suasana hening. Semua terdiam. Beberapa pemain duduk di lantai – terkulai. Iswadi membaringkan diri di… Continue reading
-
Si Hitam Dari Irian
Tempo 24 Maret 1973. Kesebelasan irian jaya yang teknik dan ketrampilannya belum pantas dipuji, kalah 2-1 dari kesebelasan hitachi dari jepang. ada beberapa pemain irian yang berbakat, yang bermain cukup lumayan. MENGALAHKAN lawan dalam angan-angan memang terlalu gampang. Kenyataanya yang tidak selalu begitu. “Bagaimana, mau menang atau kalah?”, tanya Presiden pada anak-anak Kesebelasan Irian Jaya… Continue reading
-
Bekal Dari Benfica
Tempo 24 Februari 1973. Untuk menghadapi babak kualifikasi kejuaraan dunia di Sydney, PSSI mengundang kesebelasan Benfica dari Portugis. Dalam waktu 30 menit PSSI kebobolan 3 gol lawan unggul di segala sektor. TEPAT lima setengah bulan yang lalu (1 September 1972), Eusebio dan Benficanya memberi pelajaran pertama kepada PSSI – terutama kepada Coach Endang – Witarsa.… Continue reading
-
Setelah Evaluasi Pertama
Tempo 10 Februari 1973. Masalah PSSI dibawa ke bina graha membahas tentang tim pssi yang akan diberangkatkan ke pra kejuaraan dunia di australia. kiper, ronny pasla, belum bermain prima dan pssi tak punya jago tembak. UNTUK kesekian kalinya PSSI dibawa ke Bina Graha. Masalahnya mudah di raba: membicarakan team PSSI yang akan diberangkatkan ke pra… Continue reading
-
Mutunya: Eeeeh !
Tempo 3 Februari 1973. Mutu kesebelasan PSSI mengkhawatirkan. Dari kesebelasan daerah tak ada pemain yang dapat diharapkan. Ini dapat dilihat dalam pertandingan ketiga kesebelasan: PERSIB, PERSEMA dan PSIS yang mutunya rendah. KALA ketrampilan memamerkan dasar-dasar sepakbola, agaknya kejuaraan “3 sedang” – Persib — Persema — PSIS – minggu lalu dapat disejajarkan dengan anak-anak Gawang. Tidak… Continue reading
-
Persija: mencari iklim baru
Tempo 27 Januari 1973. Pengurus persija periode 1972-1974 berhasil disusun, sukahar masih di pucuk pimpinan. ada beberapa pengurus baru yang mungkin dapat merubah suasana baru persija. komposisi pengurus dianggap ideal. TERTUNDANYA Rapat Anggota Persija sejak Nopember tahun lalu, hanya menunda terpilihnya kembali Drs Sukahar sebagai Ketua Umum Persija yang baru. Tanggal 14 Januari yang lalu… Continue reading
-
Dua Masalah Endang
Tempo 27 Januari 1973. Endang Witarsa ingin membahas masalah prestasi PSSI dengan para wartawan. ia menilai daya tahan pemain PSSI sangat minim. Endang juga mengkritik dokter yang menangani PSSI malas. TULIS, saya akan pukul Australia! tantang Endang pada seorang wartawan yang sedang menyaksikan PSSI A berlatih. Apa yang harus ditulis? Jika ucapan yang klise itu… Continue reading
