Olah Raga

  • Menyetel Selera Juara

    Tempo 27 Januari 1973. Rauf, pegawai Rama Stores, telah 15 tahun menangani pemasangan raket. nama-nama tenar seperti Eddy Yusuf, Tan King Gwam, Rudy Hartono, Minarni berhutang budi padanya. ia tak dapat penghargaan dari PBSI. 13.000 pengunjung Istora bulan Nopember lalu berdegup menahan napas ketika Iie Sumirat mencoba dengan lenturan yang manis mengembalikan bulu angsa kedaerah… Continue reading

  • Seleksi Untuk Apa ? Menjelang All England 1973

    Tempo 24 Januari 1973. Sepuluh pemain bulu tangkis Indonesia akan diadu. ini untuk menentukan kekuatan partai tunggal dan ganda dalam menghadapi All England. Mulyadi, pemain usia 30 th, dipanggil lagi.Iie Sumirat tak nongol.  HARI-HARI ini kegiatan di Sporthan Jakarta Barat, Grogol boleh di angkat menjadi berita. Ke-10 anggota TC Thomas Cup diadu untuk menentukan urutan… Continue reading

  • Bumper Sang Juara : All England 1973

    Tempo 05/III 07 April 1973 . Dalam kejuaraan All England 1973, Rudi Hartono keluar sebagai juara. konon berkat Cun Cun yang menjadi bumper. keluar sebagai juara dalam partai ganda adalah Christina/Ade Chandra.  ADAKAH prestasi Rudy di All England 1973 merupakan awal dari akhirnya supremasi PBSI di arena bulutangkis dunia? Lekuk-liku dan rintangan yang dialami team… Continue reading

  • Ilmu Duga-Duga

    Tempo 05 Maret 1977. KEKALAHAN Lim Swie King dari pemain Cina Yu Yao Tung 12 -15 dan 5 – 15 langsung bukan saja mengejutkan, tapi juga menimbulkan “ilmu” baru dalam olahraga bulutangkis.  Karena tak percaya raja lapangan King bisa dikalahkan oleh pemain kidal yang belum menentu bentuknya, para suporter dan pengulas pun mulai meraba-raba tentang… Continue reading

  • Mengapa Kalah ? ( Pra Piala Dunia 78 )

    Tempo 19 Maret 1977 .PSSI, regu favorit dalam turnamen Pra-Piala Dunia, di Singapura, gagal. Dan pekan lalu, Hongkong-lah yang dulu disepelekan yang jadi juara Group Asia I. Indonesia dipukul Hongkong keok. Kata salah satu teori: ada “klenik” sebagai penyebabnya. Bardosono Ketua PSSI itu menemukan sebuah patung Budha tergeletak di dekat tiang gawang PSSI selepas pertandingan… Continue reading

  • Main Keras Untuk Menang ?

    Tempo 25 Desember 1976. TEAM Pre World Cup Indonesia telah membayar mahal pertandingan percobaan mereka dengan kesebelasan nasional Uni Soviet di bawah umur 23 tahun dan BRNO, Cekoslowakia. Dalam pertarungan pertama, di Stadion Utama, Senayan Jumat 10 Desember ketrampilan menahan regu Uni Soviet dengan angka seri 0–0 dibayar kesebelasan Pre World Cup lewat pengorbanan back… Continue reading

  • Mencoba Sistem Jemputan

    Tempo 27 November 1976. TEAM Pre World Cup Indonesia kini menggelinding dalam ‘sistim jemput bola’ yang diintrodusir oleh pelatih kepala, Tony Poganik. Pola permainan serupa bukanlah suatu metode yang baru. Meski bagi pemain terpilih yang dipersiapkan untuk turnamen Pre World Cup di Singapura, Pebruari depan dirasakan sebagai sesuatu yang lain. Mengingat mereka selama ini sudah… Continue reading

  • Harimau: Mana Belangmu ?

    Tempo 16 Oktober 1976. PENGALAMAN yang ditimba dalam lawatan ke Eropa ternyata tidak memberi banyak warna terhadap permainan PSSI Harimau. Gaya perorangan Amerika Latin masih tampak lebih dominan ketimbang kekompakan regu ala team Jerman Barat atau Belanda. Rabu, 6 Oktober malam PSSI Harimau kembali melakukan sergapan dalam pola dasar itu melayani ketrampilan kesebelasan Sao Paolo,… Continue reading

  • Junaidi Dan Bardosono

    Tempo 25 September 1976. NASIB Junaidi Abdillah menggelinding ibarat bola. Jumat, 3 September siang, perjalanan karirnya sebagai pemain gelandang nasional telah digadskan lain oleh Ketua Umum PSSI, Bardosono. Ia diskors untuk jangka waktu 2 tahun tidak jelas terhitung mulai tanggal berapa. Surat Keputusannya belum dikeluarkan secara resmi. Lantaran keberangkatannya ke Eropa guna mencoba mengadu peruntungan… Continue reading

  • Garuda Diterkam Harimau

    Tempo 10 Juli 1976. “SAYA telah mempelajari kekuatan dan kelemahan PSSI Harimau. Dan saya sudah tahu bagaimana cara menjinakkan permainan mereka”, lagak team manager PSSI Garuda, T.D. Pardede menyulut sumbu perang urat syarat, 2 hari menjelang pertandingan antara 2 kesebelasan nasional. Dan tambahnya: “saya tidak hanya ahli bola. Tapi juga ahli perang. Karena itu akan… Continue reading