Sepak Bola
-
Japut & UMS Skor Kaca Mata
05/I 03 April 1971. Majalah Tempo. Pertandingan Japut vs UMS dalam rangka kompetisi Persija 1968/1970 berakhir dengan score 0-0. diputuskan Japut sebagai juara karena sistem kompetisi menggunakan sistem jumlah kemenangan. INILAH hari-harinja Sang Djuara dinobatkan. Djaput alias Djakarta Putra pada hari Minggu 21 Maret 1971, kembali diadu — kali ini menghadapi UMS alias Union Makes… Continue reading
-
Istri Kedua Kaum Bola Bicara
Majalah Tempo 10/I 08 Mei 1971 Istri pertama pemain PSSI adalah bola. istri kedua mereka: istri sungguhan, yang sabar menunggu rumah. ditinggal berbulan-bulan, tapi mereka yakin suaminya dapat membagi cinta. profil istri para pemain PSSI. SEMENTARA isteri-isteri kedua mereka dengan kesabaran malaikat menunggu dirumah pemain-pemain sepakbola itu ada jang asjik masjuk dan menggerutu ditempat “bini… Continue reading
-
Bagai Bayi Keterjang Bendi
Majalah Tempo 10/I 08 Mei 1971. Dalam rangka persiapan president’s cup di Seoul, pemain PSSI mengadakan try out ke Sumatera. terjadi ketegangan, hanya 13 pemain yang ada. 6 orang pemain inti diboyong BNI 46. 6 pemain bergabung ke PSSI. MEI datang, dan mereka pasti pergi keluar negeri. Hampir sebulan sebelumnja, mereka telah menekankan ibu djari… Continue reading
-
Ramang Dari Kaki Telanjang
Majalah Tempo Mei 1971. Ramang, eks penyerang tengah PSSI tahun 50-an, memulai karirnya dengan kaki telanjang. hanya dpu yang masih memperhatikan, tetap sebagai opas. pemain sepak bola dipelihara bila di-tc. “BERMAIN dar i kaki-telandjang kesepatu dengan langsung memakai sepatu, berlainan”, kat a Ramang, bekas penjerang tengah PSSI tahun 50-an. P engaruhnja akan terasa pada penguasaan… Continue reading
-
Sayang, Tak Ada “Juara Kembar” (Pra Olimpiade 1976)
01/VI 06 Maret 1976 MAJALAH TEMPO. Pssi pra-olimpiade akhirnya kalah setelah undian adu penalti 4-5 dari korea selatan. semangat juang yang tinggi rupanya kalah oleh faktor keberuntungan. dengan demikian pssi batal ke montreal. (or) RASA hormat dan haru mengiringi langkah Team Pre Olimpik Indonesia meninggalkan lapangan. Harap dicatat: Kamis malam tanggal 26 Pebruari 1976, Stadion… Continue reading
-
Yashinisme Di Atas Leninisme ( PSSI vs Dynamo Moscow )
Majalah Tempo 1971. Lev yashin, 42, penjaga gawang kesebelasan dynamo, rusia, mengundurkan diri. perpisahannya dimeriahkan pertandingan kesebelasan internasional. ia memuji penjaga gawang pssi, yudo hadianto. BETAPAPUN Yashin ingin bertahan di bawah mistar gawang Kesebelasan Dynamo, namun hasrat rupanja tak kuat melawan sang kodrat. Dalam mengindjak usianja jang ke-42 tahun bekas Pendjaga-gawang Rusia ini menjatakan “selamat… Continue reading
-
Mencoba Sistem Jemputan
39/VI 27 November 1976 Tempo. Tony poganik, pelatih kepala pssi berusaha mengubah taktik permainan pssi dengan sistem jemput bola. kebiasaan lama bermain perorangan dalam lini tertentu. belum dapat dikuasai benar oleh para pemain. (or) TEAM Pre World Cup Indonesia kini menggelinding dalam ‘sistim jemput bola’ yang diintrodusir oleh pelatih kepala, Tony Poganik. Pola permainan serupa… Continue reading
-
Iswadi Idris Tutup Usia
Jakarta – Setelah dirawat tiga hari di RS MMC, Kuningan, Jakarta, legenda sepakbola Indonesia Iswadi Idris akhirnya menghembuskan nafas terakhir akibat stroke. Dari informasi yang diterima detiksport, Jumat (11/7/2008) malam, Iswadi meninggal sekitar pukul 20.00 WIB. Iswadi masuk ke rumah sakit MMC, Kuningan pada hari Rabu (9/7/2008) setelah jatuh dan tak sadarkan diri di rumahnya.… Continue reading
-
Kostum Tim Nasional Indonesia
Kostum tim nasional Indonesia tidak hanya merah-putih sebab ada juga putih-putih, biru-putih, dan hijau-putih. Menurut Bob Hippy, yang ikut memperkuat timnas sejak tahun 1962 hingga 1974, kostum Indonesia dengan warna selain merah-putih itu muncul ketika PSSI mempersiapkan dua tim untuk Asian Games IV-1962, Jakarta. Saat itu ada dua tim yang diasuh pelatih asal Yugoslavia, Toni… Continue reading
-
Timo Kapisa Tutup Usia
JAYAPURA- Seluruh pecinta Persipura kehilangan salah satu pemain terbaiknya Timo Kapisa yang telah dipanggil Yang Maha Kuasa Senin (9/7) kemarin di RSUD Biak karena sakit, setelah disemayamkan di Yenures Pantai, kemarin jenazah diberangkatkan dengan KM Nggapulu pukul 12.00 WIT untuk di makamkan di Manokwari.Sebelum akhir hayatnya Timo sendiri masih tercatat sebagai pelatih Galanita PSBS Biak,… Continue reading
