Hukum Ekonomi
-
Perkara Sawito: Macbeth, Tanpa Darah
Tempo 02 Oktober 1976. INI mungkin hanya bisa terjadi di Indonesia. Adalah seorang laki-laki yang tampaknya yakin benar bahwa ia akan tak lama lagi jadi Presiden — menggantikan Jenderal Soeharto: Namanya Sawito, 44 tahun, tinggalnya di jalan Tampomas 8, Bogor. Sawito asal desa Sanan Wetan, Blitar, salah satu dari putera Pak Kartowibowo, pengajar sekolah guru… Continue reading
-
Setelah Palapa Diluncurkan
Tempo 24 Juli 1976. SETELAH peluncuran satelit komunikasi Palapa di Tanjung Kennedy, AS, berlangsung 8 Juli lampau, acara TVRI bukan lagi merupakan impian bagi penduduk Sulawesi Utara. Terutama penduduk Menado, Bitung, Tomohon dan Sonder, punya arti khusus. Sebab impian bisa menikmati siaran “radio bioskop?’ — begitu orang sana menyebut TV — sudah lama dipropagandakan. Dan… Continue reading
-
Ramai-Ramai Keluar ( Tahanan MALARI )
Tempo 18 Oktober 1975. RUMAH di pojok jalan HOS Cokroaminoto itu tampak banyak dikunjungi orang hari Ahad kemarin. Buyung Nasution, tuan rumah yang masih gondrong berpeci itu, kelihatan sibuk menerima tamunya siang itu. Ada apa nih? “Sekedar sukuran di antara keluarga dan sanak famili”, kata Ria isterinya. Bagi Buyung, pembebasannya mempunyai arti tersendiri. Bukan karena… Continue reading
-
Bagaimana Belajar Bersatu Sambil… (Kongres KNPI Pertama)
Tempo 02 November 1974. KONGRES I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dibuka pekan ini. Perhatian cukup besar di kalangan generasi muda. Spanduk terpasang di seantero pelosok Ibukota. Jumlah peserta jauh lebih banyak dari pada yang pernah dihimpun oleh organisasi pemuda & mahasiswa lain. Sementara itu tanggapan berhamburan dari generasi muda di Jawa dan di luar… Continue reading
-
Memburu Pemerkosa Sum Kuning
Tempo 1 Desember 1973. Henry, mahasiswa, 20, dan slamet, penjual sate, 24 th masing-masing dijatuhi hukuman 4,5 th karena terbukti bersalah sebagai pemerkosa sum kuning. atas putusan itu timbul berbagai pertanyaan. TANGGAL 18 September 1970 malam, di asrama mahasiswa Angkatan Darat Ngadiwinatan rencana penculikan dan pemerkosaan dirapatkan. Di situ hadir: Henry Berty Pangemanan, Slamet, Eko… Continue reading
-
Islam dan RUU Perkawinan : RUU Perkawinan, Aksi dan Reaksi
Tempo 8 September 1973. Sidang pleno terbuka dpr membahas ruu perkawinan. berbagai tanggapan menolak, karena ruu bertentangan dengan ajaran islam, hak azasi manusia. ruu digodok sebelum sampai ke tangan presiden atau DPR RI. SIDANG pleno terbuka DPR tanggal 30 Agustus minggu lalu agaknya istimewa baik suasananya maupun bentuk pengamanannya. Dua jam sebelum sidang yang dipimpin… Continue reading
-
Krida-Krida Lanjutan (Kabiner Pembangunan II )
Tempo 7 April 1973. Susunan kabinet baru, dimana sejumlah wajah baru muncul, dan beberapa lagi bertukar pos, dilantik oleh kepala negara. Kabinet Pembangunan II ini dengan tujuh program utama (Sapta Krida). SUDAH semenjak beberapa bulan sebelumnya susunan Kabinet baru menjadi bahan duga-dugaan dan mencapai titik tinggi selama hari-hari Sidang Umum MPR bulan lalu. Tetapi perkiraan… Continue reading
-
Priiit Untuk Sinar Harapan
Tempo 6 Januari 1973. Harian Sinar Harapan dilarang terbit. Izin cetaknya dicabut oleh Laksus. Harian itu dianggap telah melakukan pelanggaran. Harian tersebut telah membocorkan angka RAPBN sebelum diumumkan Presiden. BARU dua kali terbit dalam tahun baru ini, mesin-mesin cetak harian “. Sinar Harapan terpaksa berhenti berputar Laksus Pangkopkamtib dan Jakarta menghendakinya. Hanya 5 menit… Continue reading
-
Cinta Minus Air Mata
Tempo 18 Nopember 1972. Y Suhary dan Ty Sutono masing-masing diganjar 20 tahun penjara karena telah bekerja sama dengan organisasi PKI. Sutomo mencuri senjata di gudang Yon II KKO Cilandak dan mengirim lewat Suhary ke Klaten. DALIH atau bukan tapi dua eks prajurit KKO yang pada akhir oktober kemarin diganjar masing-masing 20 tahun, punya motif… Continue reading
-
Akhirnya Ejaan Cocok ( EYD )
Tempo 19 Agustus 1972. Presiden suharto dalam pidato kenegaraan tanggal 16 agustus 72, mengumumkan pemakaian eyd, demikian juga pm malaysia tun rajak mengumumkan hal yang sama. malaysia & indonesia serentak menjalankan ejaan bersama. SEORANG anak muda berseru kepada temannja pada suatu sore: “Ajo kita jalan-jalan mengkari tjoba-tjoba sambil mengisap mastjot dan mendengarkan Emilia Tjontessa”. Ini… Continue reading
